Pengertian Studi Kelayakan Proyek Bisnis Serta Manfaatnya

Pengertian Studi Kelayakan Proyek Bisnis - Dalam ilmu bisnis yang dimaksud dengan studi kelayakan proyek bisnis adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu proyek bisnis (biasanya merupakan proyek Pengertian keberhasilan bisnis investasi) dilaksanakan dengan berhasil.

Pengertian Studi Kelayakan Proyek Bisnis Serta Manfaatnya
Pengerian Studi Kelayakan Proyek Bisnis
Mungkin bisa ditafsirkan agak berbeda-beda Ada yang menafsirkan dalarn artian yang lebih terbatas, ada juga yang mengartikan dalam artian yang lebih luas. Artian yang lebih terbatas, terutama dipergunakan oleh pihak swasta yang tebih berminat tentang manfaat ekonomis suatu investasi.

  • Baca Juga : 

Sedangkan dari pihak pemerintah, atau lembaga non profit, pengertian menguntungkan bisa dalam arti yang relatif. Mungkin dipertimbangkan berbagai faktor dan seperti manfaat bagi masyarakat luas yang bisa terwujud penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan sumber daya yang melimpahdi tempat tersebut,  dan sebagainya.
Bisa juga di kaitkan dengan misalnya, penghemayan devisa ataupun penambahan devisa yang diperlukan oleh pemerintah.

  • Baca Juga : 

Kalau seseorang atau suatu pihak melihat suatu kesempatan usaha, maka timbul pertanyaan, apakah kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan secara ekonomis? Apakah kita bisa mendapatkan suatu tingkat keuntungan yang cukup Iayak dari usaha tersebut? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini yang sebenarnya mendasari dijalankannya studi kelayakan proyek bisnis.

Proyek bisnis yang diteliti bisa berbentuk proyek bisnis raksasa seperti pembangunan proyek bisnis listrik tenaga nuklir, sampai dengan proyek bisnis sederhana seperti membuka usaha jasa foto copy.

  • Baca Juga : 

Tentu saja semakin besar proyek bisnis yang akan dijalankan, semakin luas dampak yang terjadi. Dampak ini bisa berupa dampak ekonomis, bisa juga yang bersifat sosial. Nah oleh karena itu proyek studi kelayakan bisnis ini disebut juga sebagai analisa manfaat dan pengorbanan (cost and benefit analysis) yang di dalamnya termasuk semua yangb berkaitan dengan manfaat dan pengorbanan sosial (social cost and social benefit).

Dengan demikian, pada umumnya suatu studi kelayakan proyek bisnis akan menyangkut tiga aspek, yaitu: 

  1. Manfaat ekonomis proyek bisnis tersebut bagi proyek bisnis itu sendiri (sering juga disebut sebagai manfaat finansial). Yang berarti apakah proyek bisnis itu dipandang cukup menguntungkan apabila dibandingkan dengan risiko proyek bisnis tersebut. 
  2. Manfaat ekonomis proyek bisnis tersebut bagi negara tempat proyek bisnis itu dilaksanakan (sering juga disebut sebagai manfaat ekonomi nasional). Yang menunjukkan manfaat proyek bisnis tersebut bagi ekonomi makro suatu negara.
  3. Manfaat sosial proyek bisnis tersebut bagi masyarakat sekitar proyek bisnis tersebut. Int merupakan studi yang relatif paling sulit untuk dilakukan.
Semakin sederhana proyek bisnis yang akan dilaksanakan, semakin sederhana pula lingkup penelitian yang akan dilakukan. Bahkan banyak proyek bisnis -proyek bisnis investasl yang mungkin tidak pernah dilakukan studi kelayakan secara formal, tetapi ternyata kemudian terbukti berjalan dengan baik pula.

10 Tips Termudah Agar Blog Diterima Google Adsense

10 Tips Termudah Agar Blog Diterima Google Adsense – Sudah banyak sekali tips untuk diterima Google Adsense yang beredar di jagad maya. Banyak sekali yang membantu, tetapi banyak juga yang masih mengecewakan.

10 Tips Termudah Agar Blog Diterima Google Adsense

Google Adsense merupakan jawaban terbaik bagi monetisasi website berbasis pengiklanan. Di antara banyak cara memonetisasi blog yang sudah ada saat ini, memasang iklan dari Google Adsense (GA) merupakan pilihan utama dan paling tepat dengan berbagai alasan.

Sebenarnya saya sendiri sudah pernah menjadi publisher GA untuk beberapa minggu. Waktu ingin mencairkan dollar yang sudah saya kumpulkan via Western Union (WU), blog saya dibanned. Ketika ingin mencairkan dollar tersebut, ada PIN yang dikirim ke alamat rumah saya di Medan, Sumatera Utara. Untuk menunggunya perlu waktu 3 hari hingga 2 minggu, sebagaimana diberitahukan oleh GA. Nah, ketika saya melakukan banding, ternyata tetap saja akun GA saya dibanned dan saya pun secara resmi tidak lagi bisa menjadi publisher GA.
Setidaknya blog saya ini sudah pernah menjadi publisher Google Adsense. Dari pengalaman itulah ada 10 tips termudah yang bisa saya berikan kepada Anda agar blog Anda bisa diterima Google Adsense.



Fasilitas Download Silahkan Pilih Salah Satu Link di Bawah Ini :
Download Ebook Sekarang >>>Klik disini<<<
Download Ebook Sekarang >>>Klik disini<<<
Download Ebook Sekarang >>>Klik disini<<<

Pergeseran Nilai Dalam Teknologi

Pergeseran Nilai Dalam Teknologi
Pergeseran Niai Dalam Teknologi, Dalam pembahasan kali ini akan diberikan sebuah ilustrasi bagaimana pergeseran nilai itu dalam teknologi. Teknik pendingin tradisional terbatas untuk menyejukkan air minum. Caranya sangat sederhana. Air minum dimasukkan dalam kendi ataupun bejana (gumbang, baranneng, bongki) yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Ingat, tidak boleh dari dari ferro-semen. Kendi atau bejana yang terbuat dari tanah liat yang dibakar itu penuh dengan lubang-lubag halus (pori-pori). Air dari dalam kendi meresap keluar, kemudian menguap. Untuk menguap perlu panas, dan panas diambil dari kendi dan air dalam kendi. Hasilnya air minum dalam kendi menjadi sejuk, enak diminum.

Teknik pendingin moderen dapat dalam ruang lingkup laboratorium, dapat pula dalam ruang lingkup pabrik. Dalam laboratorium udara dapat dicairkan dengan alat yang menggunakan asas TaqdiruLlah yang disebut Efek Joule-Kelvin, yaitu proses penyempitan, bukan penguapan. Teknik pendingin semacam ini tidak memberikan nilai tambah pada udara yang sudah menjadi cair itu. Mengapa? Ongkos alat itu jauh lebih tinggi dari harga udara cair yang dihasilkannya. Jadi tidak dapat diproduksi dengan membuat pabrik pencairan udara dengan alat yang menggunakan asas Efek Joule-Kelvin tersebut, karena tentu saja tidak ada yang mau rugi. Seperti telah dijelaskan dalam Seri 011, bahwa teknologi adalah suatu proses yang memberikan nilai tambah pada suatu barang / komoditi. Teknik pendingin yang berasaskan Efek Joule-Kelvin itu tidak dapat meningkat pada taraf teknologi, karena teknik pendingin semacam itu tersebut seperti dijelaskan di atas tidak dapat memberikan nilai tambah.

Teknik pendingin moderen yang dapat meningkat menjadi Teknologi, karena dapat memberikan nilai tambah, memakai asas penguapan benda cair yang istilah canggihnya fluida. Jadi asasnya sama dengan teknik pendingin yang tradisional air dalam kendi tersebut di atas. Fluida atau cairan pendingin ini yang menjadi fokus pembicaraan menyangkut judul di atas. Cairan pendingin yang pada waktu menguap menyerap panas ini, dalam dunia teknik dikenal dengan istilah refrigeran primer. Disebut dengan primer karena ikut terlibat dalam proses thermodinamis, menguap (menyerap panas) dan mengembun (melepas panas). Alat pengkondisian udara (air conditioning, AC) yang komponennya bertugas menguapkan refrigeran primer (disebut evaporator, penguap) yang menyedot panas tersebut diperhadapkan pada ruang yang didinginkan, sedangkan komponen pengembun (kondensor) yang melepas panas diperhadapkan dengan udara luar. Semua orang tentu pernah merasakan panasnya bagian luar AC ini, apabila berdiri dekat-dekat AC ini pada bagian luar ruangan. Itulah sebabnya alat pendingin itu disebut pula dengan pompa kalor (pompa panas), tergantung nawaitu pemanfaataanya, mau mendinginkan (AC) atau memanaskan ruangan (heater).

Refrigeran primer yang paling banyak dipakai adalah senyawa kimiawi dari golongan hidrokarbon-fluorine, yang nama dagangnya disebut Freon. Yang juga dikenal dalam mas media dengan istilah CFC (Khlor, Fluor, Karbon). Mengapa CFC ini paling disenangi untuk dipakai ialah karena sifat-sifatnya yang serba menguntungkan. Ditinjau dari segi keselamatan, senyawa CFC ini stabil jadi tidak gampang terbakar dan tidak beracun.

Disenangi karena stabil! Inilah yang mendatangkan bencana. Dalam S. Al Baqarah ayat 216, Allah berfirman: Wa 'asaa an tuhibbuw syaian wa huwa syarru-llakum, yang artinya: Boleh jadi kamu senang pada sesuatu, ternyata buruk bagimu. Karena CFC itu stabil, tidak mudah bereaksi dengan zat-zat lain maka CFC juga dipakai sebagai fluida untuk menekan cairan pengharum dalam tabung semprot-semprot. Akibatnya karena stabilnya itu terjadilah globalisasi CFC. Karena ringan CFC membubung ke atas ke daerah lapisan atmosfer bumi yang disebut dengan stratosfer. Di stratosfer inilah Allah dengan RahmatNya menempatkan lapisan ozon yang melindungi kita dari fraksi sinar ultra lembayung dari sinar matahari penyebab kanker kulit. Tidaklah berarti ozon itu menahan semua sinar ultra lembayung itu, tetapi yang lepas intensitasnya kecil, dan makin ke permukaan bumi intensitasnya bertambah-tambah kecil, sehingga terletak di bawah (N)ilai (A)mbang (B)atas dari bahaya penyebab kanker kulit. Juga dekat permukaan bumi sinar ultra lembayung yang kecil intensutasnya itu tidak mampu untuk mengobrak-abrik ikatan senyawa CFC yang mengglobal itu. Namun lain halnya setelah CFC yang membubung ke stratosfer itu tiba dekat lapisan ozon. Di sana intensitas sinar lltra lembayung yang walaupun telah ditahan sebahagian besar oleh lapisan ozon, masih cukup kuat untuk mengobrak abrik ikatan CFC itu. Pada mulanya sebenarnya tidak banyak jumlahnya yang diobrak-abrik. Namun zat Fluor yang dilepas bebas dari ikatan CFC itu melahap lapisan ozon.

Pada mulanya tidak banyak ozon yang dilahap fluor. Akan tetapi dengan adanya lapisan ozon yang dilahap sedikit itu, maka di tempat lahapan itu bertambahlah sinar ultra lembayung yang lepas. Bertambah pula jumlah fluor yang lepas, maka bertambah pula ozon yang dilahap, dan demikianlah seterusnya. Terjadilah umpan balik positif (positive feedback), maksudnya saling memacu. Dan itulah yang terjadi sekarang, yang baru disadari oleh ummat manusia pada pertengahan tahun 1970-an. Ozon makin lama makin besar robeknya, karena proses umpan balik positif itu: Bertambah robek ozon, bertambah banyak ultra lembayung yang lepas, bertambah banyak Fluor yang lepas dari CFC, dan seterusnya, dan seterusnya, saling memacu sehingga makin lama ozon makin robek.

Inilah Pergeseran Nilai Dalam Teknologi. Sebelum pertengahan tahun 1970-an disenangi, ternyata kemudian baru terungkap bahayanya bagi ummat manusia.
Wa 'asaa an tuhibuw syaian wa huwa syarru-llakum. WaLlahu a'lamu bishshawab.

Sumber Artikel : Pakdenowo.com

*** Makassar, 9 Februari 1992 [H.Muh.Nur Abdurrahman]

Kamu Cantik Tapi.....!!!!



Assalamualaikum, cantik - Cantik, tapi kok sering upload foto selfienya ke media sosial.
Cantik, tapi kok nggak menutup aurat

Cantik, tapi kok sering tebar pesona

Begitukah tindakan seorang wanita muslim?

Wahai para wanita, kecantikanmu itu bukanlah konsumsi publik

Karena..
Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu (karena wanita bertabarruj dan pamer aurat),
Semakin sering lelaki menghayalkanmu, dan
Semakin banyak lelaki yang melamunkan senyumanmu
Maka semakin bertumpuk dan bertumpuklah dosamu
Jaga dan simpanlah kecantikan dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu..
Maka Anda kelak akan semakin mulia dipandangan Allah SWT


Akan tetapi jika Anda umbar kecantikanmu pada lelaki yang haram melihatnya, maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat.. Mari evaluasi diri kita masing masing .

Jangan lupa bagikan info ini kepada muslimah yang lain ya.....

Sebarkan Ini Nasihat Sepuluh Hari Pertama di Bulan Ramadhan Semoga Kita Termasuk dI dalamnya Aamiin..!!!

BULAN Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi seluruh umat Muslim di setiap penjuru dunia.

Saudaraku,


Bulan ramadhan adalah bulan penuh barokah, dimana Allah melipatgandakan pahala dan diampuninya dosa-dosa perbuatan manusia.

 

Saudaraku,

Di sepuluh hari pertama di bulan ramadhan ini umat muslim harus sabar menahan rasa lapar dan haus. Yang biasa pagi-pagi sarapan pagi namun di bulan suci ini kita harus sabar menahan semua itu.

 

Saudaraku,

Di sepuluh hari pertama di bulan ramadhan ini, umat muslim harus sabar menahan seluruh amarah dan hawa nafsunya agar puasanya sempurna.

 

Saudaraku,

Sebagian ulama membagi bulan Ramadhan dalam tiga fase,yaitu sepuluh hari pertama Ramadhan dinamakan terbukanya pintu rahmat Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang menunaikan shaum, Sepuluh hari kedua atau pertengahan dinamakan Magfirah yaitu di Ampuninya-Nya segala dosa-dosa oleh Allah SWT, dan sepuluh hari terakhir bulan ramadhan dinamakan pembebasan dari api neraka.

 

Saudaraku,

Ketiga fase sepuluh hari di bulan ramadhan di atas, juga telag diterangkan dalam hadist Rasulullah SAW:


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda : “Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”

 

Saudaraku,

Allah SWT telah memberikan kemuliaan pada sepuluh hari pertama di bulan ramadhan.

 

Saudaraku,

Sepuluh hari pertama di bulan ramadhan adalah awal yang cukup melelahkan dan tentunya kita berusaha beradaptasi dengan penuh kesabaran untuk melaksanakan shaum dan mengerjakan amalan-amalan yang di cintai oleh Allah SWT.

 

Saudaraku,

Semoga kita berada dalam kesabaran, baik menahan lapar dahga maupun amarah di bulan penuh rahmat ini.

 

Saudaraku,

Di sepuluh hari pertama bulan ramadhan ini, mari kita perbanyak amal kebaikan agar kita termasuk ke dalam orang-orang yang mendapatkan rahmat-Nya. Aamiin []

 

Bayi Ajaib Dari Keluarga Non Muslim Yang Mengislamkan Ribuan Warga Afrika, Kini Telah Beranjak Dewasa!


Kembali mengingat peristiwa tahun 90-an, dunia saat itu gempar dengan berita besar seorang bayi berumur 2 bulan dari keluarga Katholik di Afrika yang menolak dibaptis. “Mama, unisibi baptize naamini kwa Allah, na jumbe wake Muhammad” (Ibu, tolong jangan baptis saya. Saya adalah orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, Muhammad).

Ayah dan ibunya, Domisia-Francis, pun bingung. Kemudian didatangkan seorang pendeta untuk berbicara kepada bayinya itu: “Are You Yesus?” (Apakah kamu Yesus?).

Kemudian dengan tenang sang bayi Syarifuddin menjawab: “No, I’m not Yesus. I’m created by God. God, The same God who created Jesus” (Tidak, aku bukan Yesus. Aku diciptakan oleh Tuhan, Tuhan yang sama dengan yang menciptakan Yesus). Saat itu ribuan umat Kristen di Tanzania dan sekitarnya dipimpin bocah ajaib itu mengucapkan dua kalimat syahadat.

 

Bocah Afrika kelahiran 1993 itu lahir di Tanzania Afrika, anak keturunan non Muslim. Sekarang bayi itu sudah remaja, setelah ribuan orang di Tanzania-Kenya memeluk agama Islam berkat dakhwahnya semenjak kecil. Syarifuddin Khalifah namanya, bayi ajaib yang mampu berbicara berbagai bahasa seperti Arab, Inggris, Perancis, Italia dan Swahili. Ia pun pandai berceramah dan menterjemahan al-Quran ke berbagai bahasa tersebut. Hal pertama yang sering ia ucapkan adalah: “Anda bertaubat, dan anda akan diterima oleh Allah Swt.”

Syarifuddin Khalifah hafal al-Quran 30 juz di usia 1,5 tahun dan sudah menunaikan shalat 5 waktu. Di usia 5 tahun ia mahir berbahasa Arab, Inggris, Perancis, Italia dan Swahili. Satu bukti kuasa Allah untuk menjadikan manusia bisa bicara dengan berbagai bahasa tanpa harus diajarkan.


Latar Belakang Syarifuddin Khalifah


Mungkin Anda terheran-heran bahkan tidak percaya, jika ada orang yang bilang bahwa di zaman modern ini ada seorang anak dari keluarga non Muslim yang hafal al-Quran dan bisa shalat pada umur 1,5 tahun, menguasai lima bahasa asing pada usia 5 tahun, dan telah mengislamkan lebih dari 1.000 orang pada usia yang sama. Tapi begitulah kenyatannya, dan karenanya ia disebut sebagai bocah ajaib; sebuah tanda kebesaran Allah Swt.

Syarifuddin Khalifah, nama bocah itu. Ia dilahirkan di kota Arusha, Tanzania. Tanzania adalah sebuah negara di Afrika Timur yang berpenduduk 36 juta jiwa. Sekitar 35 persen penduduknya beragama Islam, disusul Kristen 30 persen dan sisanya beragam kepercayaan terutama animisme. Namun, kota Arusha tempat kelahiran Syarifuddin Khalifah mayoritas penduduknya beragama Katolik. Di urutan kedua adalah Kristen Anglikan, kemudian Yahudi, baru Islam dan terakhir Hindu.

Seperti kebanyakan penduduk Ashura, orangtua Syarifuddin Khalifah juga beragama Katolik. Ibunya bernama Domisia Kimaro, sedangkan ayahnya bernama Francis Fudinkira. Suatu hari di bulan Desember 1993, tangis bayi membahagiakan keluarga itu. Sadar bahwa bayinya laki-laki, mereka lebih gembira lagi.

Sebagaimana pemeluk Katolik lainnya, Domisia dan Francis juga menyambut bayinya dengan ritual-ritual Nasrani. Mereka pun berkeinginan membawa bayi manis itu ke gereja untuk dibaptis secepatnya. Tidak ada yang aneh saat mereka melangkah ke Gereja. Namun ketika mereka hampir memasuki altar gereja, mereka dikejutkan dengan suara yang aneh. Ternyata suara itu adalah suara bayi mereka. “Mama usinibibaptize, naamini kwa Allah wa jumbe wake Muhammad!” (Ibu, tolong jangan baptis saya. Saya adalah orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, Muhammad).

Mendengar itu, Domisia dan Francis gemetar. Keringat dingin bercucuran. Setelah beradu pandang dan sedikit berbincang, mereka memutuskan untuk membawa kembali bayinya pulang. Tidak jadi membaptisnya.

Awal Maret 1994, ketika usianya melewati dua bulan, bayi itu selalu menangis ketika hendak disusui ibunya. Domisia merasa bingung dan khawatir bayinya kurang gizi jika tidak mau minum ASI. Tetapi, diagnose dokter menyatakan ia sehat. Kekhawatiran Domisia tidak terbukti. Bayinya sehat tanpa kekurangan suatu apa. Tidak ada penjelasan apapun mengapa Allah mentakdirkan Syarifuddin Khalifah tidak mau minum ASI dari ibunya setelah dua bulan.

Di tengah kebiasaan bayi-bayi belajar mengucapkan satu suku kata seperti panggilan “Ma” atau lainnya, Syarifuddin Khalifah pada usianya yang baru empat bulan mulai mengeluarkan lafal-lafal aneh. Beberapa tetangga serta keluarga Domisia dan Francis terheran-heran melihat bayi itu berbicara. Mulutnya bergerak pelan dan berbunyi: “Fatuubuu ilaa baari-ikum faqtuluu anfusakum dzaalikum khairun lakum ‘inda baari-ikum, fataaba ‘alaikum innahuu huwattawwaburrahiim.”

Orang-orang yang takjub menimbulkan kegaduhan sementara namun kemudian mereka diam dalam keheningan. Sayangnya, waktu itu mereka tidak mengetahui bahwa yang dibaca Syarifuddin Khalifah adalah QS. al-Baqarah ayat 54.

Domisia khawatir anaknya kerasukan setan. Ia pun membawa bayi itu ke pastur, namun tetap saja Syarifuddin Khalifah mengulang-ulang ayat itu. Hingga kemudian cerita bayi kerasukan setan itu terdengar oleh Abu Ayub, salah seorang Muslim yang tinggal di daerah itu. Ketika Abu Ayub datang, Syarifuddin Khalifah juga membaca ayat itu. Tak kuasa melihat tanda kebesaran Allah, Abu Ayub sujud syukur di dekat bayi itu.

“Francis dan Domisia, sesungguhnya anak kalian tidak kerasukan setan. Apa yang dibacanya adalah ayat-ayat al-Qur’an. Intinya ia mengajak kalian bertaubat kepada Allah,” kata Abu Ayub.

Beberapa waktu setelah itu Abu Ayub datang lagi dengan membawa mushaf. Ia memperlihatkan kepada Francis dan Domisia ayat-ayat yang dibaca oleh bayinya. Mereka berdua butuh waktu dalam pergulatan batin untuk beriman. Keduanya pun akhirnya mendapatkan hidayah. Mereka masuk Islam. Sesudah masuk Islam itulah mereka memberikan nama untuk anaknya sebagai “Syarifuddin Khalifah”.

Keajaiban berikutnya muncul pada usia 1,5 tahun. Ketika itu, Syarifuddin Khalifah mampu melakukan shalat serta menghafal al-Quran dan Bible. Lalu pada usia 4-5 tahun, ia menguasai lima bahasa. Pada usia itu Syarifuddin Khalifah mulai melakukan safari dakwah ke berbagai penjuru Tanzania hingga ke luar negeri. Hasilnya, lebih dari seribu orang masuk Islam.


Kisah Nyata Syarifuddin Mengislamkan Ribuan Orang

 
Kisah nyata ini terjadi di Distrik Pumwani, Kenya, tahun 1998. Ribuan orang telah berkumpul di lapangan untuk melihat bocah ajaib, Syarifuddin Khalifah. Usianya baru 5 tahun, tetapi namanya telah menjadi buah bibir karena pada usia itu ia telah menguasai lima bahasa. Oleh umat Islam Afrika, Syarifuddin dijuluki Miracle Kid of East Africa.

Perjalanannya ke Kenya saat itu merupakan bagian dari rangkaian safari dakwah ke luar negeri. Sebelum itu, ia telah berdakwah ke hampir seluruh kota di negaranya, Tanzania. Masyarakat Kenya mengetahui keajaiban Syarifuddin dari mulut ke mulut. Tetapi tidak sedikit juga yang telah menyaksikan bocah ajaib itu lewat Youtube.

Orang-orang agaknya tak sabar menanti. Mereka melihat-lihat dan menyelidik apakah mobil yang datang membawa Syarifuddin Khalifah. Beberapa waktu kemudian, Syaikh kecil yang mereka nantikan akhirnya tiba. Ia datang dengan pengawalan ketat layaknya seorang presiden.

Ribuan orang yang menanti Syarifuddin Khalifah rupanya bukan hanya orang Muslim. Tak sedikit orang-orang Kristen yang ikut hadir karena rasa penasaran mereka. Mungkin juga karena mereka mendengar bahwa bocah ajaib itu dilahirkan dari kelarga Katolik, tetapi hafal al-Quran pada usia 1,5 tahun. Mereka ingin melihat Syarifuddin Khalifah secara langsung.

Ditemani Haji Maroulin, Syarifuddin menuju tenda yang sudah disiapkan. Luapan kegembiraan masyarakat Kenya tampak jelas dari antusiasme mereka menyambut Syarifuddin. Wajar jika anak sekecil itu memiliki wajah yang manis. Tetapi bukan hanya manis. Ada kewibawaan dan ketenangan yang membuat orang-orang Kenya takjub dengannya. Mengalahkan kedewasaan orang dewasa.

Kinilah saatnya Syaikh cilik itu memberikan taushiyah. Tangannya yang dari tadi memainkan jari-jarinya, berhenti saat namanya disebut. Ia bangkit dari kursi menuju podium.

Setelah salam, ia memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi. Bahasa Arabnya sangat fasih, diakui oleh para ulama yang hadir pada kesempatan itu. Hadirin benar-benar takjub. Bukan hanya kagum dengan kemampuannya berceramah, tetapi juga isi ceramahnya membuka mata hati orang-orang Kristen yang hadir pada saat itu. Ada seberkas cahaya hidayah yang masuk dan menelusup ke jantung nurani mereka.

Selain pandai menggunakan ayat al-Quran, sesekali Syarifuddin juga mengutip kitab suci agama lain. Membuat pendengarnya terbawa untuk memeriksa kembali kebenaran teks ajaran dan keyakinannya selama ini.

Begitu ceramah usai, orang-orang Kristen mengajak dialog bocah ajaib itu. Syarifuddin melayani mereka dengan baik. Mereka bertanya tentang Islam, Kristen dan kitab-kitab terdahulu. Sang Syaikh kecil mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Dan itulah momen-momen hidayah. Ratusan pemeluk Kristiani yang telah berkumpul di sekitar Syarifuddin mengucapkan syahadat. Menyalami tangan salah seorang perwakilan mereka, Syarifuddin menuntun syahadat dan mereka menirukan: “Asyhadu an laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasuulullah.”

Syahadat agak terbata-bata. Tetapi hidayah telah membawa iman. Mata dan pipi pun menjadi saksi, air mata mulai berlinang oleh luapan kegembiraan. Menjalani hidup baru dalam Islam. Takbir dari ribuan kaum muslimin yang menyaksikan peristiwa itu terdengar membahana di bumi Kenya.

Bukan kali itu saja, orang-orang Kristen masuk Islam melalui perantaraan bocah ajaib Syarifuddin Khalifah. Di Tanzania, Libya dan negara lainnya kisah nyata itu juga terjadi. Jika dijumlah, melalui dakwah Syarifuddin Khalifah, ribuan orang telah masuk Islam. Ajaibnya, itu terjadi ketika usia Syaikh kecil itu masih lima tahun.

Para ulama dan habaib sangat mendukung dakwah Syaikh Syarifuddin Khalifah. Bahkan ulama besar seperti al-Habib ali al-Jufri pun rela meluangkan waktunya untuk bertemu anak ajaib yang kini remaja dan berjuang dalam Islam. (Dikutip dari buku Mukjizat dari Afrika, Bocah yang Mengislamkan Ribuan Orang; Syarifuddin Khalifah).

Jika anda muslim tolong sebarkan artikel ini, tunjukkan bahwa Islam itu benar dan islam itu adalah rahmat bagi seluruh alam, Sebarkan Di bawah>>>

Kajian Ba'da Zuhur


 

Kajian Masjid Unja

GRAAAATIIIISS......!!!!!
Untuk Semua...

Sesungguhnya kebenaran dapat menjadi lemah karena perselisihan dan perpecahan dan kebathilan sebaliknya dapat menjadi kuat dengan persatuan dan kekompakan. ..

Oh Ya Udah hadir ni kajian Tauhid, Hadist dan Fiqih yang diadakan oleh pemuda Masjid Jami' As-Salam Unja
kajian rutinan untuk seluruh masyarakat Unja (tanpa terkecuali).

Setiap Hari Selasa Ba'da Dzuhur
Pemateri : ust.Dr. H. Zainul Arifin, Ma...

jgn lupa dtg yaa,, kita sama2 belajar dan jgn lupa ajak sahabt2mu yang lain ya...
‪#‎Dari_Masjid_Pemuda_Bangkit‬

Semoga bermanfaat ...
Jangan Lupa Like and Share ya...
Serta menjadi jalannya Dakwah Kita bersama....

Sumber ; http://jamias-salamunja.blogspot.co.id/

Bacalah Do'a Ini Ketika Dipuji Orang Lain Insyaallah terhindar dari Jurang Kebinasaan


http://jamias-salamunja.blogspot.co.id/

Berhati-hatilah ketika kita dipuji orang. Pujian bisa jadi 'membinasakan' karena jika kita terlena, bisa-bisa kita terperosok ke dalam sifat ujub dan sombong.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: 

(1) tamak lagi kikir, 
(2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri)." (HR. Abdur Rozaq 11: 304. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shahihul Jaami’3039).

Sekarang, apa yang mesti kita ucapkan jika kita dipuji orang lain?

Berikut ini ada do'a yang diucapkan oleh sahabat Abu Bakar radhiallahu 'anhu ketika beliau dipuji:

Ketika dipuji, Abu Bakr berdo'a,

اللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْلَمُ مِنِّى بِنَفْسِى وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِى مِنْهُمْ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ وَاغْفِرْ لِى مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِى بِمَا يَقُوْلُوْنَ

Allahumma anta a'lamu minni bi nafsiy, wa anaa a'lamu bi nafsii minhum. Allahummaj 'alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya'lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun.

[Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka] (Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 228, no.4876. Lihat Jaami'ul Ahadits, Jalaluddin As Suyuthi, 25: 145, Asy Syamilah)

Sebagaimana disebutkan Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman, Al Auza'i mengatakan bahwa ketika seseorang dipuji oleh orang lain di hadapan wajahnya, maka hendaklah ia mengucapkan do'a di atas.

Alhamdulillah, bertambah lagi satu do'a. Mari kita hafal dan kita amalkan...

silakan share semoga bermanfaat dan menginspirasi

serta menjadi renungan bagi sahabat yang lainnya.

Kisah Pengamen dan Qori

Seseorang mengeluh pada Ustadz, ‘Dimanakah keadilan Allah, telah lama aku meminta dan memohon padaNya namun tak pernah dikabulkan.. aku shalat, puasa, bersedekah, berbuat kebajikan.. tapi tak satupun keinginanku dikabulkan. Padahal seorang teman yang ibadahnya kacau, bicaranya menyinggung hati, akhlaknya buruk, tapi apa yang  dimintanya terkabul dengan cepat.
http://jamias-salamunja.blogspot.com/2016/03/kisah-pengamen-dan-qori.html

Oh sungguh Allah tidak adil..’Ustad berkata, ‘Pernahkah engkau didatangi pengamen?’‘ Pernah , tentu saja’ Kata orang itu serius. ‘Bayangkan jika pengamen itu berpenampilan seram, bertato bertindik, nyanyiannya tak merdu memekakkan telinga, apa yang kau lakukan?’ Orang itumenjawab, ‘segera kuberi uang agar dia cepat berlalu dari hadapanku ’‘Lalu bagamana jika pengamen itu Qori besuara merdu mendayu, mengaji dengan sopan dan penampilannya rapi lagiwangi, apa yg kau lakukan?’ ‘Kudengarkan dan kunikmati hingga akhir ayat lalu kuminta ia mengaji sekali lagi dan tambah lagi..’, kata orang itu sambil tersenyum‘ Kalau begitu bisa saja Allah bersikap begitu pada kita hambaNya. Jika ada manusia yang berakhlak buruk dan dibenciNya berdoa dan memohon padaNya, mungkin akan dia firmankan pada malaikat ‘Cepat berikan apayang dia minta. Aku muak dengan pintanya. Tapi bila yang menadahkan tangan adalah hamba yang sholeh yang rajin bersedekah, maka mungkin saja Allah berfirman pada malaikatNya : Tunggu.Tunda dulu apa yang dipintanya, aku menyukai doa-doanya, Aku menyukai isak- tangis nya. Aku tak ingin dia menjauh dariKu setelah mendapat apa yg dipintanya. Aku ingin mendengar tangisnya karena Aku mencintainya.. N­ah siapa kira2 yang sudah dicintai Allah SWT..?

Nabiyullah Ibrahim AS, konon berdoa hingga puluhan tahun hingga memiliki anak, dan yang bisa kita saksikan lagi adalah hasil doanya agar semua muslim berkumpul dikota Mekkah dimana saat itu
mekkah tandus BARU TERKABUL RIBUAN TAHUN hingga kini kita yang merasakannya, kemudia
Nabi Dzakaria berdoa hingga rambutnya beruban baru dikaruniai anak “(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya Zakaria, yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata : ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi UBAN, dan aku BELUM PERNAH KECEWA dalam berdoa kepada Engka, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeningalku, sedang istriku adalah seseorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang kami mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Yakub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridahi. ” (QS. Maryam: 2-6) 
Marilah terus berdoa, lihatlah hasil doa anak bagi Nabi Ibrahim hasilnya Nabi Ismaildan Nabi Dzakaria dikaruniai anak yang jugaseorang Nabi, bernama Nabi Yahya. Semoga kita tidak mudah tertipu, dan mengacalah kepada kisah merekalah manusia terbaik karena mereka para Nabi dan utusan Allah,terbaik disisi Allah. Makanya kalo ada yang cemen-cemen, seperti demen maksiat taunya kaya, menghamburkan harta, koruptor dan keseringan bicara angin sorga mengenai manusia-manusia­ jaman sekarang tentulah mereka bukan contoh resminya Allah melalui Al Qur'an dan Al Hadist, bila banyak yang memahami setiap petunjuk Allah, maka akan jadi penerang untuk kita semuanya, karena keimanan harus sinkron dengan apa yang Allah mau, bukan kita dan orang lain Doa kadang ada yang segera terkabul, lambat dan sebagainya, namun jangan lupaada hikmah dibalik setiap kejadian, Allah SWT akan memberikan yang terbaik,asalkan kita terus mengaca ambil pelajaran kepada para Nabiyullah karena merekalah model manusia terbaik dan terjamin menurut Allah SWT, dan gak akan salah...
Dahsyat­ dah kalo manusia dah ngebesarin Allah SWT,   

Semoga kita bisa menjadi hamba Allah yang terbaik ,
Aamiin.

Ayo Pilih Yang Mana Taaruf atau pacaran Jawab Yang Jujur Ya...???

Husni Mubarak - Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya,Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah (Pernikahan) - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal
Taaruf vs Pacaran
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum. Ta’aruf cuman buat orang yang mau nikah doang kan? Gimana kalo sepasang remaja dia dekat. Tapi kalo ditanya tentang hubungan mereka, mereka cuma jawab lagi ta’arufan..Kalo gitu gimana? Wassalamu’alaikum.
(Qulub)
Jawab:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Sebelumnya, terima kasih atas pertanyaannya. Perlu dimengerti bahwa ta’aruf adalah proses saling mengenal antara dua orang lawan jenis yang ingin menikah. Jika diantara mereka berdua ada kecocokan maka bisa berlanjut ke jenjang pernikahan, namun, jika tidak, maka proses berhenti dan tidak berlanjut.
Islam tidak melarang ta’aruf ini, dalam sebuah hadits disebutkan, “Dari Anas bin Malik bahwa al-Mughirah bin Syu’bah ingin menikah dengan wanita, maka Rasulullah Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam berkata kepadanya, “Pergi lalu lihatlah dia, sesungguhnya hal itu menimbulkan kasih sayang dan kedekatan antara kalian berdua.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah no.1938 dan dinilai shahih oleh Syekh al-Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah)
Dan saat seorang lelaki ingin melihat wanita yang ia lamar, maka ia harus memperhatikan rambu-rambu nazhar yang telah dijelaskan oleh Syekh Utsaimin rahimahullah dalam Syarhul Mumti’ XII/22 sebagai berikut:
  1. Tidak berkhalwat (berdua-duan) dengan seorang wanita tatkala memandangnya. Untuk menjauhi khalwat ketika nazhar, maka ia bisa melihat wanita yang ingin ia pinang ditemani wali si wanita atau jika tidak mampu maka ia bisa bersembunyi dan melihat wanita tersebut di tempat di mana ia sering melalui tempat tersebut.
  2. Hendaknya memandang dengan tanpa syahwat, karena nazhar (memandang) wanita ajnabiyah karena syahwat diharamkan. Selain itu, tujuan dari melihat calon istri adalah untuk mengetahui kondisinya bukan untuk menikmatinya.
  3. Hendaknya ia memiliki prasangka kuat bahwa sang wanita akan menerima lamarannya.
  4. Hendaknya ia memandang kepada apa yang biasanya nampak dari tubuh sang wanita, seperti muka, telapak tangan, leher, dan kaki.
  5. Hendaknya ia benar-benar bertekad untuk melamar sang wanita. Yaitu hendaknya pandangannya terhadap sang wanita itu merupakan hasil dari keseriusannya untuk maju menemui wali wanita tersebut untuk melamar putri mereka. Adapun jika ia hanya ingin berputar-putar melihat-lihat para wanita satu per satu, maka hal ini tidak diperbolehkan.
  6. Hendaknya sang wanita yang dinazhar tidak berhias, memakai wangi-wangian, memakai celak, atau yang sarana-sarana kecantikan yang lainnya.
Oleh karena itu, apa yang dikatakan tersebut tidaklah benar. Kami berhusnuzhan bahwa yang mengatakan tersebut memang belum paham makna ta’aruf secara syariat. Sebab, jika sudah memahami namun malah mengatakan demikian, kami khawatir yang mengatakan tersebut terjatuh dalam dosa besar: memperolok agama (istihzaa’).
Istihzaa’, secara bahasa artinya sukhriyah, yaitu melecehkan. Ar-Raghib al-Ashfahani berkata, “Al-huzu’, adalah senda gurau tersembunyi. Kadangkala disebut juga senda gurau atau kelakar”.
Al-Baidhawi berkata, “Istihzaa’”, artinya adalah pelecehan dan penghinaan. Dapat dikatakan haza’tu atau istahza’tu. Kedua kata itu sama artinya. Seperti kata ajabtu dan istajabtu.”
Dari penjelasan itu, dapat diketahui makna istihzaa’, yaitu pelecehan dan penghinaan dalam bentuk olok-olokan dan kelakar.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
يَحْذَرُ الْمُنَافِقُونَ أَن تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُورَةٌ تُنَبِّئُهُم بَمَا فِي قُلُوبِهِمْ قُلِ اسْتَهْزِءُوا إِنَّ اللهَ مُخْرِجُ مَاتَحْذَرُون
Orang-orang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: ‘Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan RasulNya)’. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti.” (QS. At-Taubah: 64).
وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللهِ وَءَايَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِءُونَ
Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: ‘Sesungguhnya kami hanya bersenda-gurau dan bermain-main saja’. Katakanlah: ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya, kamu selalu berolok-olok? “ (QS. At-Taubah: 65).
لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِن نَّعْفُ عَن طَائِفَةٍ مِّنكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ
Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengadzab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. “ (QS. At-Taubah: 66).
Ayat ini menjelaskan sikap orang-orang munafik terhadap Allah, Rasulullah dan kaum mukminin. Kebencian yang selama ini mereka pendam, terlahir dalam bentuk ejekan dan olok-olokan terhadap Allah dan Rasul-Nya. Berkaitan dengan ayat ini, Ibnu Katsir mencantumkan sebuah riwayat dari Muhammad bin Ka’ab al-Qurazhi dan lainnya yang menjelaskan kepada kita bentuk pelecehan dan olokan mereka terhadap Allah, Rasul-Nya dan ayat-ayat-Nya.
Ia berkata, “Seorang lelaki munafik mengatakan, “Menurutku, para qari’ (pembaca) kita ini hanyalah orang-orang yang paling rakus makannya, paling dusta perkataanya, paling penakut di medan perang.”
Sampailah berita tersebut kepada Rasulullah Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam, lalu orang munafik itu menemui Beliau, sedangkan Beliau sudah berada di atas untanya bersiap-siap hendak berangkat. Ia berkata, “Wahai Rasulullah. Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Maka turunlah firman Allah.
Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?
Sesungguhnya kedua kakinya tersandung-sandung batu, sedangkan Rasulullah Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam tidak menoleh kepadanya, dan ia bergantung di tali pelana Rasulullah Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam.
Ayat ini menjelaskan hukum memperolok-olok Allah, Rasul-Nya, ayat-ayat-Nya, agama-Nya dan syiar-syiar agama, yaitu hukumnya kafir. Barangsiapa memperolok-olok Rasul-Nya, berarti ia telah memperolok-olok Allah. Barangsiapa memperolok-olok ayat-ayat-Nya, berarti ia telah memperolok-olok Rasul-Nya. Barangsiapa memperolok-olok salah satu darinya, berarti ia memperolok-olok seluruhnya. Perbuatan yang dilakukan oleh kaum munafikin itu adalah memperolok-olok Rasul dan sahabat Beliau Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam, lalu turunlah ayat ini sebagai jawabannya.
Sikap memperolok-olok syiar agama bertentangan dengan keimanan. Dua sikap ini, dalam diri seseorang, tidak akan bisa bertemu. Oleh karena itu, Allah menyebutkan bahwa pengagungan terhadap syiar-syiar agama berasal dari ketaatan hati. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman.
وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ
Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.” (QS. Al-Hajj: 32).
Saudaraku, permasalah yang berkenaan dengan memperolok-olok agama terbagi menjadi dua macam:
  1. Istihzaa’ sharih, yaitu memperolok-olok agama dengan secara jelas dan terang-terangan. Sebagai contoh ucapan mereka para munafikin kepada Rasulullah Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam di suatu majelis pada perang Tabuk, “Tidaklah kami melihat orang yang lebih mementingkan perutnya, lebih berdusta ucapannya, dan lebih penakut ketika berjumpa dengan musuh daripada mereka para pembaca-pembaca Al-Quran (yakni Rasulullah Ṣallāllāhu‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya)”,atau seperti ucapan mereka lainnya yang menyatakan: ‘Agama tidaklah diukur dengan jenggot’, yakni karena permasalahan cukur jenggot, dan masih banyak lagi yang semisal dengan itu.
  2. Istihzaa’ ghairu sharih yaitu memperolok-olok agama dengan perbuatan yang menunjukkan isyarat maupun sindiran (tidak jelas atau tidak terang-terangan), seperti dengan memicingkan mata, menjulurkan lidah dan membentangkan bibir dan lain-lainnya yang bertujuan untuk merendahkan sesuatu dari agama. (Lihat Kitabut Tauhid DR.Shalih Fauzan hal 43, dan Malzamah Syarh Nawaqidul Islam, Abi Ubaidah).
Untuk itu saudaraku, hendaknya kita berhati-hati dengan ucapan maupun perbuatan yang bisa masuk ke dalam istihzaa’ ini. Sebab, dengan hanya bercanda bisa menyeret pelakunya ke jurang neraka.
Selanjutnya, dalam Islam tidak ada istilah pacaran, baik itu pacaran biasa maupun pacaran islami. Hubungan terhadap lawan jenis sangat dijaga dalam agama kita. Dan pergaulan bebas semacam itu hanya akan membuat kesengsaraan dan kenistaan.
Dan pada akhirnya, akibat-akibat yang sering dijumpai dari pacaran adalah perzinaan, hamil di luar nikah yang merusak nasab, aborsi, bahkan bunuh diri maupun kematian. Na’udzu billah min dzalik. Semoga Allah menjaga kita dari jerat-jerat zina yg berwujud pacaran.
***
(Diketik ulang dari Majalah Sakinah Volume 14 No.5)
Sumber : muslimah.or.id/7984-pacaran-atau-taaruf.html